Cara Melakukan Itikaf Dengan Nyaman Di Masjidil Haram

Posted by arsyadcorp Sabtu, 25 Januari 2014 1 komentar
gambar kabahSaat musim haji, Masjidil Haram akan dipenuhi para jamaah yang beriktikaf dan menginap di sana. Jika mereka datang untuk shalat Zhuhur, biasanya beriktikaf menunggu Ashar. Jika datang Maghrib, mereka sekalian beriktikaf menunggu Isya.

Bahkan, ada juga yang menginap hingga subuh. Menginap di Masjidil Haram menjadi pilihan yang efektif daripada harus pulang ke pemondokan yang jaraknya jauh.

Baca Selengkapnya ....

Umroh Backpacker, Alternativ Ibadah Umroh Bagi Yang berjiwa Petualang

Posted by arsyadcorp 1 komentar
umroh backpackerIngin berumrah dengan biaya minimal? Tentunya setiap orang menginginkannya. Jika cara semacam itu yang dipilih, tak ada salahnya untuk melirik umrah backpacker. Untuk melakukan umrah seperti ini rupanya tak begitu sulit.

Jika berselancar di internet, cukup banyak informasi dan penawaran terkait umrah backpacker ini. Biayanya berkisar dari Rp10-13 juta atau nyaris terpaut separuh lebih murah dibandingkan menggunakan biro travel umrah berbintang.

Baca Selengkapnya ....

Bagaimana Kalau Duit Hasil Mengemis Untuk Naik Haji

Posted by arsyadcorp Sabtu, 11 Januari 2014 0 komentar
Siapa bilang para pengemis di Jakarta termasuk kaum dhuafa? Buktinya, Walang bin Kilon (54) dan Sa`aran (60), dua pengemis asal Subang, Jawa Barat membawa uang puluhan juta rupiah saat terjaring razia oleh petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Yang menarik, duit hasil mengemis itu akan mereka pakai beribadah ke Tanah Suci. Walang sendiri mengaku terpaksa mengemis karena di desanya tidak memiliki pekerjaan tetap. Namun alasan utamanya adalah ingin cepat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. "Saya sudah daftar haji sama Pak Haji Nanang di kampung. 15 hari lalu baru ke Jakarta lagi, jadi uang itu ya untuk tambahan setor haji," ungkapnya seperti dilansir situs beritajakarta.

Selengkapnya.klik

Baca Selengkapnya ....

Tukang Becak Naik Haji Subhanallah

Posted by arsyadcorp 0 komentar
tukang becak naik hajiSore itu raut wajah Abdullah (65), warga Dusun Klanceng, Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember, Jawa Timur, terlihat lelah, Selasa (23/9/2013). Saat Kompas.com bertamu ke rumahnya, ia baru saja datang selesai berbelanja untuk kebutuhan persiapan haji.

"Sudah lama Mas menunggu?" sapanya ramah. Sehari-hari, dia adalah tukang becak dengan penghasilan tak menentu. Bukan sekali dua kali, dia bisa pulang tanpa membawa uang bila tak ada yang menggunakan jasanya.

"Setiap hari, biasanya saya dapat Rp 15.000-20.000," kata Abdullah. Namun, pada 7 Oktober 2013, dia akan menjadi salah satu calon jemaah haji yang bertolak ke Tanah Suci. Dia berangkat dengan kelompok penerbangan 62 Jember.

Bukan karena mendapat durian runtuh, Abdullah dapat berangkat ke Mekkah. Dia sudah memulai tekad bisa berhaji sejak 1987. Selama 26 tahun ini, dia tekun menabung. "Saya kalau nabung tidak setiap hari, kadang tiga hari (sekali), bahkan jika tidak ada yang sisa menarik becak, saya baru satu minggu menabung. Itu pun sekali menabung saya hanya Rp 25.000," kenangnya.

Ayah tiga orang anak ini mengaku sudah lama menjadi tukang becak. Bahkan, sejak masih beranjak remaja, ia sudah belajar mengayuh becak dari orangtuanya. "Kalau saya sih waktu belum lulus SD sudah belajar ngayuh becak," ujar dia.

Niat Abdullah untuk menunaikan ibadah haji rupanya terwujud. Pada 2009, dia mendaftar pemberangkatan haji ke Kantor Kementerian Agama Jember. "Saat itu, saya mendaftar dengan uang Rp 25 juta," tutur dia.

Meski sudah mendaftarkan diri, Abdullah tetap meneruskan kebiasaannya menabung. "Saya nabung terus karena uangnya kan masih kurang (untuk ongkos haji)," ujar dia. Ketekunan itu berjawab. "Kuncinya hanya satu, niatnya harus sungguhan dan selalu berdoa kepada Allah SWT, lalu kita berusaha," pesannya. (Kompas)

Baca Selengkapnya ....

Masjid Haram Tempat Mustajab Untuk Berdoa

Posted by arsyadcorp 0 komentar
waktu dan tempat mustajab untuk berdoaBerkunjung ke Baitullah merupakan berkah bagi umat muslim untuk beribadah, namun juga mengharapkan ridha Allah atas berbagai doa dan harapan mereka. Rasa ikhlas dan berharap dikabulkannya doa itu merupakan salah satu dari ibadah yang dijalankan Zainuddin, jamaah dari Embarkasi Surabaya yang berangkat ke Tanah Suci pada 2010.

Di sana, dia menyaksikan jamaah berduyun-duyun menjalankan prosesi peribadatannya. Tidak terlupakan juga, mereka, termasuk Zainuddin memanjatkan doa pribadinya. “Kami sadar sepenuhnya dan mencoba untuk berdoa serta membuktikan kemakbulan salah satu doa kami di Masjidil Haram,” katanya mengenang perjalanan ibadah hajinya, beberapa waktu lalu.

Berbagi lantunan dzikir dan ayat suci dilantunkan serta ritual ibadah dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan. Hal serupa dilakukan di Madinah, utamanya seperti di Masjid Nabawi dan Raudhah. Setelah segala rangkaian ibadah dijalankannya, dia pun kembali ke Tanah Air dengan selamat dan dalam keadaan yang sehat.

Belum genap 40 hari kepulangannya dari ibadah haji, rupanya Allah telah mengabulkan salah satu dari berbagai doa yang telah dia panjatkan. Zainuddin menganggap, doanya yang satu itu justru yang paling berat dan sepertinya belum mungkin untuk terwujud saat itu.

Namun, rupanya kehendak Allah-lah yang terjadi. Dia mempu membeli mobil yang cukup pantas digunakan sekeluarga dan dapat mendaftar kembali untuk melaksanakan ibadah haji di tahun berikutnya sesuai porsi haji. Doa-doa tersebut dipanjatkannya saat di Makkah dan Madinah

“Menurut hitungan kami hal itu tidak mungkin, karena kami hanya seorang guru swasta di madrasah ibtidaiyah (MI) dan petani kecil yang berpenghasilan tidak seperti para pengusaha dan pedagang besar dan kami masih berusia 34 tahun yang belum begitu banyak punya kolega atau rekanan bisnis.

Rupanya Allah telah betul betul menunjukkan kepadanya bahwa doa yang menurut pikiran manusia itu adalah mustahil, justru itulah yang terjadi. Segala biaya yang telah dikeluarkannya untuk berhaji, diganti dengan hal yang lebih baik dan lebih banyak oleh Allah.

“Saat ini, rezeki yang kami terima melimpah dari berbagai hal yang tidak terduga dan tidak terpikirkan sebelumnya, sehingga kami tidak kekurangan apapun dalam keluarga dan mensekolahkan dua putri kami, subhanalllah,” ucapnya sambil bersyukur. Dia berharap, apa yang dialaminya ini bisa menjadi motivasi untuk seluruh umat muslim dalam menjalankan ibadah haji.(jurnalhaji)

Editor: Dewi Mardiani
Sumber: Zainuddin

Baca Selengkapnya ....

Alhamdulillah Mantan Politikus Anti Islam Bisa Menikmati Ibadah Haji

Posted by arsyadcorp Senin, 06 Januari 2014 0 komentar
arnoud-van-doorn- melakukan ibadah hajiMADINAH--Mantan politikus anti-Islam, Arnoud Van Doorn memeluk Islam begitu menikmati pengalaman pertamanya melaksanakan ibadah haji. Di tanah suci, Van Doorn merasakan kedamaian dan ketenangan.

"Aku mendapati diriku di antara hati yang setiap. Saya berharap air mata penyesalan ini akan mencuci segala dosa yang saya buat," kata dia kepada Saudi Gazzete, Jumat (18/10).

Doorn, mantan anggota Partai Kebebasan sayap kanan ( PVV ) belum lama menjadi mualaf. Putusan ini muncul setelah cukup lama mempelajari Islam selama berkampanye anti-Islam dan memproduksi film berjudul Fitna.

Doorn mengatakan sejak kedatangannya di tanah suci , ia telah menjalani hari terbaik dalam hidupnya . Ia berharap bisa menghabiskan waktu lebih banyak di Madinah. Ia pun berencana kembali ke Madinah setelah prosesi haji selesai.

"Saya merasa malu berdiri di depan makam Nabi Saw. Saya memikirkan kesalahan besar. Semoga Allah memaafkan saya," kata dia.

Kunjungannya ke tanah suci Makkah dan Madinah bukanlah yang pertama . Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, politisi Belanda menuju kota suci Makkah guna menunaikan umrah usai bertemu dua imam Masjid Nabawi , Sheikh Ali Al - Hudaifi dan Sheikh Salah Al - Badar.

Baca Selengkapnya ....

Pengelolaan Dana Haji

Posted by arsyadcorp 0 komentar
direktur-jenderal-penyelenggaraan-haji-dan-umroh-kementerian-agama-anggito-JAKARTA -- Ongkos naik haji (ONH) memang naik setiap tahun walau nilai tukar dolar naik turun. Namun, persoalan utama adalah pengelolaannya.

Ketua Rabithah Haji Indonesia, Ade Mafruddin mengatakan informasi yang didapatnya bukan kenaikan ONH melainkan kenaikan setoran awal haji. Biaya haji selau baik meski nilai tukar terhadap dolar sedang turun.

Rencananya, biaya setoran awal haji akan naik dari Rp 20 juta hingga Rp 25 juta menjadi Rp 30 juta. "Dulu alasannya untuk membatasai jumlah pendaftar. Tapi tidak signifikan. Kalau sekarang untuk apa? Itu yang harus diperjelas," kata dia.

Ia menekankan persoalannya adalah pengelolaan dana setoran awal calon jamaah haji yang jumlahnya sudah sekitar Rp 60 triliun. Ia menyarankan pemerintah bersama DPR membuat undang-undang yang memungkinkan lembaga keuangan syariah untuk mengelola uang jamaah secara independen dan transparan.

Pengelolaan uang jamaah akan memberi nilai tambah kepada jamaah yang harus menunggu keberangkatan selama bertahun-tahun. Adanya akad penitipan dan kerelaan jamaah atas pengelolaan uang titipan mereka akan mengurangi beban kebaikan biaya haji.

Saat calon jamaah menerima bagi hasil, jamaah yang telah menunggu 10 tahun tentu bisa membayar sisa uang haji yang naik lebih ringan dibanding jamaah yang baru menunggu delapan tahun. Jikapun bagi hasil berlebih dari biaya haji, pengelola harus mengembalikan karena status uang tetap titipan. ''Saya pikir pembatasan setoran awal bukan solusi tepat. Orang niat berhaji tidak seharusnya dibatasi dengam cara semacam itu,'' kata Ade. Ia memilai dana mengendap ini yang harus dijelaskan kepada masyrakat agar tidak ada kecurigaan.

Baca Selengkapnya ....
Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Paket Umroh Murah Plus Tour Muslim Turki, Abu Dhabi.